Home > Linux > Tips dan Tricks supaya cepat mahir menguasai OS Linux (by : Bonek Software)

Tips dan Tricks supaya cepat mahir menguasai OS Linux (by : Bonek Software)

Sehubungan dengan UU HAKI nomor 19 tahun 2002 dan Fatwa MUI 1/MUNAS VII/MUI/5/2005 tentang Hak Atas kekayaan Intelektual, dimana di dalamnya termasuk software (perangkat lunak) komputer. Maka daripada itu, seluruh pengguna komputer diwajibkan untuk menggunakan produk halal (legal / asli) dan menjauhi produk haram (illegal / bajakan).

Untuk dapat menggunakan produk yang halal berarti seluruh pengguna komputer wajib untuk membeli lisensi atas software yang digunakan, mulai dari Microsoft (termasuk OS Windows dan Office), Adobe, Corel, Autodesk, Borland, Symantec dsb tentu saja konsekuensinya harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Terus bagaimana dengan yang tidak punya punya biaya sebanyak itu tetapi menghendaki produk yang legal juga, jawabnya hanya satu dan tidak ditawar lagi, yaitu beralih menggunakan produk Open Source atau Freeware, misalnya OS Linux, OpenOffice, GIMP, Inkscape, Blender, Gambas, FreePascal – Lazarus, Python, Java, Apache, PHP, MySQL, PostgreSQl dsb.

Terus bagaimana supaya cepat terbiasa dengan lingkungan OS Linux yang sama sekali berbeda dengan OS Windows seperti yang saya alami dulu ketika “dipatuk” sama penguin dan pada masa itu beredar isu razia besar-besaran pada era pertengahan tahun 2008 ? Atau yang menggunakan OS Linux karena “dipaksa” oleh pimpinan perusahaan karena tidak semua pimpinan perusahaan mau keluar biaya banyak untuk masalah lisensi ?

Ini ada sedikit tips dan tricks yang bisa saya bagikan di sini :
1. Metode radikal, hajar seluruh isi harddisk yang hampir full dengan produk haram dengan produk halal (semua distro OS Linux adalah halal selama bukan yang lisensi komersial, misal : RedHat Enterprise Linux yang “versi” bajakan). Metode moderate, install OS Linux sebagai dual boot untuk sementara waktu, cuman bagi pemula kayak saya, ini agak kesulitan dan akhirnya secara tidak sengaja menjadi metode radikal, tetapi untung isinya data-2 penting sedikit dan sudah terbackup ke Flash Disk.
2. Biasakan selalu dengan terminal (mirip-2 kayak Command Prompt atau DOS Prompt), di lingkungan OS Linux ini sangat penting dan biasa digunakan untuk melacak dan memperbaiki kesalahan system.
3. Biasakan untuk disiplin menuliskan nama file secara konsisten, karena di file system OS Linux (file system ext2, ext3, etx4, reisefs, xfs), huruf kecil adalah berbeda dengan huruf besar. Sedangkan di lingkungan DOS atau OS Windows atau Flash Disk yang masih pakai file system FAT32, huruf besar itu sama dengan huruf kecil.
4. Biasakan juga untuk mengenali atribut-2 file, karena di OS Linux setiap file ada nama pemiliknya, jadi user biasa tidak akan bisa mengakses file yang milik root jika filenya tidak di set attribut untuk akses semua orang. Untuk file binary (ELF) ataupun sheel script (sh) hanya bisa dijalankan jika sudah di set atribut execute. beda dengan file di OS Windows, bisa dijalankan khusus untuk file jenis EXE, COM dan BAT.
5. Atribut file dari FAT32 terutama Hidden tidak akan berarti apa-2 jika dibuka dari OS Linux. File di OS Linux hanya bisa menjadi Hidden jika ditulis dengan menambahkan huruf . (titik) didepan nama filenya.
6. Biasakan menggunakan software open source padanan meskipun ada perbedaan, misalnya (MS Office -> OpenOffice, Adobe PhotoShop -> GIMP, Corel Draw -> Inkscape, 3DSMax -> Blender, Delphi -> Lazarus, Visual Basic -> Gambas, dsb).
7. Biasakan juga untuk mengompile source code dari suatu proyek software open source sehingga akan terasa essensi open source-nya.
8. Begabunglah dengan milis-2 dan forum-2 pengguna OS Linux baik dalam negeri maupun luar negeri.

Akhir kata. Insya Allah, dengan menggunakan produk halal dan open source ini akan menambah berkah dan manfaat bagi kita semua. Saya sendiri telah merasakan berkah dan manfaatnya, yaitu menjadi lebih mengerti bagaimana suatu hardware komputer bekerja karena masih ada produsen hardware yang tidak menyediakan driver untuk OS Linux sehingga saya harus mempelajari sendiri bagaimana membuat drivernya, bagaimana melakukan programming di OS Linux karena saya membutuhkan suatu software tertentu yang masih belum ada versi OS Linux, saya tidak pernah pusing trouble karena serangan virus dan worms karena metode pengamanan yang dipakai di OS Linux dan saya juga mendapatkan banyak teman dari berbagai kalangan sesama pengguna OS Linux.

Selain itu juga hidup kita akan tenang karena tidak perlu takut melanggar UU HAKI nomor 19 tahun 2002 dan Fatwa MUI 1/MUNAS VII/MUI/5/2005 ^^

Semoga bermanfaat

Categories: Linux
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: